Katarak

Katarak adalah penyakit mata dengan keluhan penglihatan kabur yang terjadi perlahan-lahan dan semakin lama semakin kabur. Katarak terjadi akibat lensa mata yang dulunya jernih kemudian menjadi keruh akibat dari faktor usia yang tua, penyakit metabolik (diabetes), infeksi dalam mata atau bisa juga akibat trauma (benturan) keras dengan benda tumpul ataupun trauma tembus mata. Katarak bisa juga terjadi saat lahir (katarak kongenital) akibat infeksi janin dalam kandungan.

 Gambar 1. Seorang laki-laki umur 35 tahun dengan lensa mata yang keruh (katarak),
                  hanya mampu melihat jari dalam jarak 1 meter (1/60).

Pengobatan katarak adalah dengan pembedahan / operasi katarak. Operasi ini bertujuan untuk mengambil lensa mata yang keruh tersebut dan menggantinya dengan lensa buatan (lensa intra okular) yang di tanam ke dalam mata.

Operasi katarak dilakukan apabila penglihatan kabur sudah mengganggu aktivitas pekerjaan dan kehidupan sehari-hari. Operasi katarak dikerjakan dengan bius lokal (pasien sadar), hanya pada anak-anak ataupun manula yang sudah pikun dilakukan operasi dengan bius umum. Operasi dapat dilakukan dengan bermacam teknik dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing teknik operasi, tergantung pada ketersediaan peralatan dan skill dokter mata. Macam teknik operasi katarak; Fakoemulsifikasi, Small Incision Cataract Suegery (SICS), Extra Capsular Cataract Extraction (ECCE), Intra Capsular Cataract Extraction (ICCE).

 Gambar 2. Pasien di atas 1 minggu setelah dilakukan operasi katarak dengan teknik SICS
                  tanpa jahitan oleh penulis sendiri. Penglihatan saat ini bisa membaca huruf Snellen
                  baris ke 7.